Kamis, 02 Februari 2012

RPP Agama Hindu SMA Kls X semester ganjil


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN



Sekolah                       :  SMA Negeri 1 Tirawuta
Mata Pelajaran            :  Pendidikan Agama Hindu
Kelas/Semester            :  X/ I (Ganjil )
Alokasi waktu             : 2 x 45 menit.
Standar Kompetensi  :  Sejarah Agama Hindu ( Memahami Sejarah Perkembangan Agama Hindu di India dan Negara-Negara lainnya).

Kompetensi Dasar       :  1.1. Menjelaskan Perkembangan  Agama Hindu di India

Indikator                     : 1. Memaparkan awal mula Agama Hindu di India.
                                      2. Memaparkan sejarah perkembangan Agama Hindu pada zaman Weda.
                                      3. Memaparkan sejarah perkembangan Agama Hindu pada zaman Brahmana.
                                      4. Memaparkan sejarah perkembangan Agama Hindu pada zaman Upanisad.
                                      5. Menyimpulkan perbedaan yang menonjol yang menjadi ciri khas zaman
                                          Weda, zaman Brahmana, zaman Upanisad.

I.Tujuan Pembelajaran. 
Siswa diharapkan mampu :                                                                                              
  1. Memaparkan awal mula Agama Hindu di India.
  2. Memaparkan sejarah perkembangan Agama Hindu pada zaman Weda.
  3. Memaparkan sejarah perkembangan Agama Hindu pada zaman Brahmana.
  4. Memaparkan sejarah perkembangan Agama Hindu pada zaman Upanisad.
  5. Menyimpulkan perbedaan yang menonjol yang menjadi cirri khas zaman Weda, zaman Brahnama dan zaman Upanisad.

II. Materi Ajar.
  1. Perkembangan Agama Hindu pada zaman Weda.
  2. Perkembangan Agama Hindu pada zaman  Brahmana.
  3. Perkembangan Agama Hindu pada zaman Upanisad.

III.       Metoda Pembelajaran.
      1.Ceramah
      2. Diskusi.
3. Pemberian Tugas
4. Tanya jawab.

IV. Langkah-langkah  Pembelajaran/ Skenario Pembelajaran :
Kegiatan Awal (+ 10 menit).
1.   Menyampaikan salam, menanyakan kehadiran siswa.
2.   Menyampaikan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, serta Indikator pencapaian serta jenis tagihan dalam proses pembelajaran tentang Sejarah Agama Hindu ( Memahami Sejarah Perkembangan Agama Hindu di India dan Negara-Negara lainnya).
Kegiatan inti  (+  70 menit )
Eksplorasi
1.   Siswa aktif mencari dan menemukan informasi informasi tentang materi pembelajaran
      sejarah agama Hindu pada zaman Weda, Brahmana, Upanisad.

Elaborasi
1.   Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-6   siswa.
2.   Guru memotivasi siswa untuk berdiskusi.
3.   Guru meminta salah satu kelompok  untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya didepan kelas.
4.   Salah satu kelompok siswa maju kedepan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memperhatikan dan memberikan masukan, pertanyaan bahkan solusi dari pertanyaan tersebut dalam diskusi.

Konfirmasi
1.   Guru mempertegas materi tersebut
2.   Guru mempertegas jawaban-jawaban siswa yang kurang sempurna.

Kegiatan Akhir (+ 10 menit ).
1.   Guru meminta siswa untuk membuat rangkuman dan menyimpulkan hasil diskusi.
2.   Siswa merangkum dan menyimpulkan hasil diskusi .
3.   Guru meluruskan kesimpulan dari siswa jika masih ada yang kurang tepat.
4.   Siswa memperbaiki kesimpulan yang kurang tepat.
5.   Guru dan siswa mengucapkan salam.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar :
- Buku  Sejarah India, Sejarah Agama Hindu, Sejarah Indonesia,, Sejarah dunia danBuku PelajaranAgama Hindu Untuk SMTA.
-  Gambar Peta Dunia
          
         VI. Penilaian
      Jenis Tes
      Aspek Kognitif :
  -  Laporan
      - Test tulis
      - Test lisan.
     Aspek Afektif :
     - Sikap selama berdiskusi ( tekun, objektif, dan menghargai pandangan orang lain
                       yang berbeda )
.    Aspek Psikomotor :
                    - Kemampuan dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan lugas.

Bentuk Tes : Essay/ Uraian

1.      Jelaskan perkembangan Agama Hindu pada zaman Brahmana!
2.      Jelaskan perkembangan Agama Hindu pada zaman Upanisad!
VII. Kunci Jawaban
1.      Datangnya bangsa Arya ke Lembah Sungai Sindhu, berbaur dengan penduduk asli yakni Bangsa Dravida membentuk peradaban baru. Zaman ini merupakan penulisan kitab suci Weda.
2.      Jelaskan perkembangan Agama Hindu pada zaman Weda!
3.      Ditandai dengan terbitnya kitab-kitab Brahmana sebagai bagian dari kitab Weda Sruti yang 
      disebut Karma Kanda. Para Brahmana mendapat posisi yang ideal pada masa itu.
4.      Kehidupan pada zaman ini bersumber pada ajaran-ajaran kitab Upanisad. Keyakinan terhadap
Panca Sradha dijadikan titik tolak dan penetu dalam peneragan ajaran agama.
 Kriteria Penilaian .

Skor Soal No. 1. = 30
                        2. = 30
                        3. = 40

NILAI                 =  Skor perolehan : skor maksimum X 100

Catatan :……………………………………………………………………………………………..………………………………………………………………………………………………


Tirawuta,………/………………20…
MENGETAHUI
KEPALA SMA N 1 TIRAWUTA                                                            GURU MATA PELAJARAN


                                                                       

Drs. ALMIDO, M.Pd                                                               I GEDE ANDIKA, S.Ag
NIP. 19571010 198601 1 005                                                 NIP. 19870112 201101 1 008







RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah                       :  SMA Negeri 1 Tirawuta
Mata Pelajaran            :  Pendidikan Agama Hindu
Kelas/Semester            :  X/ I (Ganjil )
Alokasi waktu             : 2 x 45 menit.
Standar Kompetensi  : Sejarah Agama Hindu ( Memahami Sejarah Perkembangan  Agama Hindu di India dan Negara-Negara lainnya).
Kompetensi Dasar      :   1.2. Menjelaskan Sejarah Perkembangan Agama Hindu di  Negara-Negara
           lainnya).

Indikator                     : 1. Memaparkan sejarah perkembangan Agama Hindu di Negara (Mesir, 
                                          Mexico, Indonesia, Peru, Kalifornia, dan Australia).

I.Tujuan Pembelajaran. 
Siswa diharapkan mampu :                                                                                              
  1. Memaparkan sejarah perkembangan Agama Hindu di Mesir
  2. Memaparkan sejarah perkembangan Agama Hindu di Mexiko  
  3. Menunjukkan bukti-bukti peninggalan Agama Hindu di Mesir dan Mexiko
         
II. Materi Ajar.
Pengaruh Agama Hindu di Negara lain ( Mesir, Mexico, Indonesia, Peru, Kalifornia, dan Australia)

III. Strategi/ Model /   Metoda Pembelajaran.
      1.Ceramah
      2. Diskusi.
      3. Pemberian Tugas.
      4. Tanya jawab

IV. Langkah-langkah  Pembelajaran/ Skenario Pembelajaran :
Kegiatan Awal (+ 10 menit).
1.   Menyampaikan salam, menanyakan kehadiran siswa.
2.   Menyampaikan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, serta Indikator pencapaian serta jenis tagihan dalam proses pembelajaran tentang Sejarah Perkembangan Agama Hindu di  Negara-Negara lainnya).
3.   Guru menanyakan pada siswa mengenai  pengetahuan tentang Sejarah Perkembangan Agama Hindu di  Negara-Negara lainnya).
Kegiatan Inti 70 menit).
Eksplorasi
1.   Siswa aktif mencari dan menemukan informasi tentang materi pembelajaran ” pengaruh
      agama Hindu di negara lain ( Asia Tenggara ).
          
Elaborasi
1.   Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-6   siswa.
2.   Siswa membagi diri menjadi beberapa kelompok sesuai yang diminta.
3.   Guru mengamati siswa dan membantu siswa untuk memahami materi.
4.   Guru memotivasi siswa untuk berdiskusi
5.   Guru meminta salah satu kelompok  untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya didepan kelas.
6.   Salah satu kelompok siswa maju kedepan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memperhatikan dan memberikan masukan, pertanyaan bahkan solusi dari pertanyaan tersebut dalam diskusi.

Konfirmasi
1.   Guru mempertegas materi tersebut
2.   Guru mempertegas jawaban-jawaban siswa yang kurang sempurna.
Kegiatan Akhir (+ 10 menit ).
1.   Guru meminta siswa untuk membuat rangkuman dan menyimpulkan hasil diskusi.
2.   Siswa merangkum dan menyimpulkan hasil diskusi .
3.   Guru meluruskan kesimpulan dari siswa jika masih ada yang kurang tepat.
4.   Siswa memperbaiki kesimpulan yang kurang tepat.
5.   Guru dan siswa mengucapkan salam.
-           
V. Alat/Bahan/Sumber Belajar :
Buku  Sejarah India, Sejarah Agama Hindu, Sejarah Indonesia,, Sejarah dunia danBuku PelajaranAgama Hindu Untuk SMTA.
Gambar Peta Dunia
           
         VI. Penilaian :
     Jenis Tes
      Aspek Kognitif :
  -  Laporan
      - Test tulis
      - Test lisan.
     Aspek Afektif :
     - Sikap selama berdiskusi ( tekun, objektif, dan menghargai pandangan orang lain
                       yang berbeda )
.    Aspek Psikomotor :
                    - Kemampuan dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan lugas.

Bentuk Tes : Essay/ Uraian
     1. Jelaskan sejarah perkembangan Agama Hindu di Mesir!
     2. Jelaskan sejarah perkembangan Agama Hindu di Mexiko!
     3. Sebutkan bukti-bukti peninggalan Agama Hindu di Mesir dan Mexiko!

VII. Kunci Jawaban.
1.      Sebuah prasasti dalam bentuk inkripsi yang berhasil digali di Mesir berangka tahun 1280 M.
Memuat perjanjian antara raja Ramses II dengan Hittite.Matravaruna sebagai Dewa kembar dalam Weda sebagai saksi. Matravaruna adalah sebutan Tuhan Agama Hindu.
2.      Negeri Mexiko telah terbiasa merayakan hari suci Rama dan Sita. Rama dan Sita diambil dari kitab Itihasa Ramayana.

3.      Mesir.Piramida menghadap matahari terbit, menunjukkan pemujaan Dewa matahari. Nama raja-raja Mesir menggunakan nama Ramases yang diambil dari kitab Ramayana.
Mexiko. Tarian Rama Sita.


Kriteria Penilaian .

Skor Soal No. 1. = 30
                        2. = 30
                        3. = 40

NILAI                 =  Skor perolehan : skor maksimum X 100

Catatan :……………………………………………………………………………………………..………………………………………………………………………………………………


Tirawuta,………/………………20…
MENGETAHUI
KEPALA SMA N 1 TIRAWUTA                                                            GURU MATA PELAJARAN


                                                                       

Drs. ALMIDO, M.Pd                                                               I GEDE ANDIKA, S.Ag
NIP. 19571010 198601 1 005                                                 NIP. 19870112 201101 1 008






RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah                       :  SMA Negeri 1 Tirawuta     
Mata Pelajaran            :  Pendidikan Agama Hindu
Kelas/Semester            :  X/ I (Ganjil )
Alokasi waktu             :  2x 45 menit.
Standar Kompetensi  : Sejarah Agama Hindu ( Memahami Sejarah Perkembangan Agama Hindu di
                                     India dan Negara-Negara lainnya).
Kompetensi Dasar       : 1.3. Mengambil hikmah dari perkembangan Agama Hindu di India dan
                                              Negara-Negara lainnya).

Indikator                      : 1. Memaparkan pengaruh perkembangan Agama Hindu di Mesir, Mexico,
                                           Indonesia, Peru, Kalifornia dan Australia ).

I.Tujuan Pembelajaran. 
Siswa diharapkan mampu :                                                                                              
-          Memaparkan pengaruh Perkembangan Agama Hindu di Mesir, Mexiko, Indonesia, Peru,
      Kalifornia, dan Australia.

II. Materi Ajar.
       - Perkembangan Agama Hindu di Mesir, Mexico, Indonesia, Peru, Kalifornia, dan Australia.

III. Strategi/ Model /   Metoda Pembelajaran.
      1.Ceramah
      2. Diskusi.
      3. Pemberian Tugas.
      4. Tanya jawab

IV. Langkah-langkah  Pembelajaran/ Skenario Pembelajaran :
1.   Kegiatan Awal (+ 10 menit).
2.   Menyampaikan salam, menanyakan kehadiran siswa.
3.   Menyampaikan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, serta Indikator pencapaian
      serta jenis tagihan dalam proses pembelajaran tentang Perkembangan Agama Hindu di
      Bangkok dan Tiongkok

Kegiatan inti  (+  70 menit )
Eksplorasi
1.   Siswa aktif menvari dan menemukan informasi tentang materi pembelajaran Catur
      Marga dan Astangga Yoga.
Elaborasi
1.   Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-6   siswa.
2.   Siswa membagi diri menjadi beberapa kelompok sesuai yang diminta.
3.   Guru mengamati siswa dan membantu siswa untuk memahami materi.
4.   Guru memotivasi siswa untuk berdiskusi.
5.   Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya.
6.   Guru meminta salah satu kelompok  untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya didepan kelas.
7.   Salah satu kelompok siswa maju kedepan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memperhatikan dan memberikan masukan, pertanyaan bahkan solusi dari pertanyaan tersebut dalam diskusi.
Konfirmasi
1.   Guru mempetegas materi tersebut.
2.   Guru mempertegas jawaban-jawaban siswa yang kurang sempurna.
Kegiatan Akhir (+ 10 menit ).
1.   Guru meminta siswa untuk membuat rangkuman dan menyimpulkan hasil diskusi.
2.   Siswa merangkum dan menyimpulkan hasil diskusi .
3.   Guru meluruskan kesimpulan dari siswa jika masih ada yang kurang tepat.
4.   Siswa memperbaiki kesimpulan yang kurang tepat.
5.   Guru dan siswa mengucapkan salam.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar :
             - Buku  Sejarah India, Sejarah Agama Hindu, Sejarah Indonesia,, Sejarah dunia dan Buku
                PelajaranAgama Hindu Untuk SMTA.
             - Gambar Peta Dunia

          VI. Penilaian :
      Jenis Tes
      Aspek Kognitif :
  -  Laporan
      - Test tulis
      - Test lisan.
     Aspek Afektif :
     - Sikap selama berdiskusi ( tekun, objektif, dan menghargai pandangan orang lain
                       yang berbeda )
.    Aspek Psikomotor :
                    - Kemampuan dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan lugas.

Bentuk Tes : Essay/ Uraian

1.      Jelaskan perkembangan Agama Hindu di Mesir !
2.      Jelaskan perkembangan Agama Hindu di Mexico !
3.      Jelaskan perkembangan Agama Hindu di Indonesia !
4.      Jelaskan perkembangan Agama Hindu di Peru dan Kalifornia !
5.      Jelaskan perkembangan Agama Hindu di Australia.
       
        Kunci Jawaban
1.      Ditemukan sebuah prasasti dalam bentuk inskripsi  yang berhasil digali berangka tahun 1280
      Masehi, isinya memuat perjanjian  antara raja Ramses II dan bangsa Hittite.
2.      Masih adanya sebuah hari raya pestaria  yang disebut hari Rama Sita. Pestaria ini memiliki
      hubungan dengan hari suci Dussara dan Navaratri.
3.      Pertama kali di Kutai ( Kalimantan Timur ) pada abad ke-4, kerajaan yang diperintah oleh
Aswawarman. Terus  menyebar ke Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah,, Jawa Timur dll.
4.      Penduduknya terbukti melakukan pemujaan terhadap Dewa Matahari. Dewa Matahari menurut
      keyakinan Hindu Indonesia ” Bali ” disebut Siwa Raditya/Surya/matahari.
      Di Kalifornia terdapat Cagar Alam Taman Gunung Abu. Kalifornia berasal dari kata Kapila
      Aranya, yaitu nama seorang Rsi bernama Rsi Kapila bertapa di hutan/Aranya.
5.   Terdapat tari Siwa/ Siwa Dance. Nama Siwa adalah nama Tuhan agama Hindu.
  
Kriteria Penilaian .

Skor Soal No. 1. = 20
                        2. = 20
                        3. = 20
                        4. = 20
                        5. = 20

NILAI                 =  Skor perolehan : skor maksimum X 100

Catatan :……………………………………………………………………………………………..………………………………………………………………………………………………

Tirawuta,………/………………20…
MENGETAHUI
KEPALA SMA N 1 TIRAWUTA                                                            GURU MATA PELAJARAN


                                                                       

Drs. ALMIDO, M.Pd                                                               I GEDE ANDIKA, S.Ag
NIP. 19571010 198601 1 005                                                 NIP. 19870112 201101 1 008





RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah                       :  SMA Negeri 1 Tirawuta
Mata Pelajaran            :  Pendidikan Agama Hindu
Kelas/Semester            :  X/ I (Ganjil )
Alokasi waktu             :  2x 45 menit.
Standar Kompetensi  :  Sejarah Agama Hindu ( Memahami Sejarah Perkembangan Agama Hindu di India dan Negara-Negara lainnya).
Kompetensi Dasar     : 1.4. Menunjukkan bukti-bukti peninggalan sejarah perkembangan Agama Hindu
                                            di India dan Negara-Negara lainnya).

Indikator                      : 1. Menunjukkan hikmah kejayaan Agama Hindu di Mesir, Mexico, Indonesia,
                                           Peru, Kalifornia, Australia.
                                       2. Menunjukkan bukti-bukti peninggalan kejayaan Agama Hindu di Mesir,
                                           Mexico, Indonesia, Peru, Kalifornia, dan Australia.
I.Tujuan Pembelajaran. 
Siswa diharapkan mampu :
       1.Menunjukkan hikmah  kejayaan Agama Hindu Mesir, Mexico, Indonesia, Peru, Kalifornia,
          Australia.
 2.Menunjukkan bukti-bukti peninggalan  kejayaan Agama Hindu di Mesir, Mexico, Indonesia,
    Peru, Kalifornia, Australia.
                                                                                                                                               
II. Materi Ajar.
1.      Urutan kejadian perkembangan Agama Hindu di Mesir, Mexico, Peru, Indonesia, Australia, Kalifornia.
2.      Bukti-bukti peninggalan sejarah Agama Hindu di Mesir, Mexico, Peru, Indonesia, Australia,
      Kalifornia.

III. Strategi/ Model /   Metoda Pembelajaran.
      1.Ceramah
      2. Diskusi.
      3. Pemberian Tugas.
      4.Tanya jawab

IV. Langkah-langkah  Pembelajaran/ Skenario Pembelajaran :
Kegiatan Awal (+ 10 menit).
1.   Menyampaikan salam, menanyakan kehadiran siswa.
2.   Menyampaikan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, serta Indikator pencapaian serta jenis tagihan dalam proses pembelajaran tentang  Menunjukkan bukti-bukti peninggalan sejarah perkembangan Agama Hindu di India dan Negara-Negara lainnya).
     
Kegiatan inti 
    
Eksplorasi.
1.   Siswa aktif mencari dan menemukan informasi tentang materi pembelajaran urutan
2.   Kejadian perkembangan Agama Hindu di India, dan negara-negara lain.
3.   Siswa aktif mencari dan menemukan bukti-bukti peninggalan sejarah Agama Hindu di
      India dan negara-negara lain.
      
Elaborasi      
1.   Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-6   siswa.
2.   Siswa membagi diri menjadi beberapa kelompok sesuai yang diminta guru.
3.   Guru memotivasi siswa untuk berdiskusi.
4.   Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya.
5.   Guru meminta salah satu kelompok  untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya didepan kelas.
6.   Salah satu kelompok siswa maju kedepan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memperhatikan dan memberikan masukan, pertanyaan bahkan solusi dari pertanyaan tersebut dalam diskusi.

Konfirmasi
1.   Guru mempertegas materi tersebut
2.   Guru mempertegas jawaban siswa yang kurang sempurna dan memberikan penguat.
Kegiatan Akhir (+ 10 menit ).
1.   Guru meminta siswa untuk membuat rangkuman dan menyimpulkan hasil diskusi.
2.   Siswa merangkum dan menyimpulkan hasil diskusi .
3.   Guru meluruskan kesimpulan dari siswa jika masih ada yang kurang tepat.
4.   Siswa memperbaiki kesimpulan yang kurang tepat.
5.   Guru dan siswa mengucapkan salam.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar :
              - Buku  Sejarah India, Sejarah Agama Hindu, Sejarah Indonesia,, Sejarah dunia dan Buku
                 PelajaranAgama Hindu Untuk SMTA.
              - Gambar Peta Dunia

          VI. Penilaian :
      Jenis Tes
      Aspek Kognitif :
  -  Laporan
      - Test tulis
      - Test lisan.
     Aspek Afektif :
     Sikap selama berdiskusi ( tekun, objektif, dan menghargai pandangan orang lain yang berbeda )
.    Aspek Psikomotor :
    Kemampuan dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan lugas.

Bentuk Tes : Essay/ Uraian

1.      Tunjukkan hikmah kejayaan agama Hindu di Mesir, Mexico, Peru, Kalifornia, Indonesia,
       Australia.
2.      Tunjukkan bukti-bukti peninggalan sejarah Agama Hindu di Mesir, Mexico, Peru, Indonesia, Australia, Kalifornia.

Kunci Jawaban
1.      Dengan adanya pengaruh/agama Hindu di negara-negara lain seperti Mesir, Mexico, Peru dll,
      menunjukkan kebesaran Hindu mendunia pada masanya.
2.      Di Mesir salah satunya ditemukan sebuah prasasti inskripsi, di Mexico, terdapat hari raya
      Rama Sita, di Peru, memuja Dewa Matahari, Indonesia terdapat prasasti-prasasti, tempat-
      tempat suci, di Australia, tari Siwa/ Siwa dance, Kalifornia, terdapat Taman Gunung Abu dan
      Rsi Kapila.
     
Kriteria Penilaian .

Skor Soal No. 1. = 50
                        2. = 50
                       

NILAI                 =  Skor perolehan : skor maksimum X 100

Catatan :……………………………………………………………………………………………..………………………………………………………………………………………………

Tirawuta,………/………………20…
MENGETAHUI
KEPALA SMA N 1 TIRAWUTA                                                            GURU MATA PELAJARAN


                                                                       

Drs. ALMIDO, M.Pd                                                               I GEDE ANDIKA, S.Ag
NIP. 19571010 198601 1 005                                                 NIP. 19870112 201101 1 008





RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah                       : SMA Negeri 1 Tirawuta
Mata Pelajaran            :  Pendidikan Agama Hindu
Kelas/Semester            :  X/ I (Ganjil )
Alokasi waktu             :  2x 45 menit.
Standar Kompetensi   :  Kepemimpinan (Memahami Kepemimpinan menurut Nitisastra).
Kompetensi Dasar      : 2.1. Menjelaskan tipe-tipe Kepemimpinan Menurut Nitisastra.

Indikator        : Menyebutkan tipe-tipe kepemimpinan secara umum, menjelaskan masing-
 masing tipe tersebut, menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari tipe tersebut.
a.       Mendefinisikan pengertian Catur Kotamaning Nrepati.
b.      Menyebutkan dan mejelaskan bagian-bagian Catur Kotamaning Nrepati.
c.       Mendefinisikan pengertian Tri Upaya Sandhi.
d.      Menyebutkan dan menjelaskan bagian-bagian Tri Upaya Sandhi
e.       Menyebutkan dan menjelaskan bagian-bagian Asta Brata.
                                      
 I.Tujuan Pembelajaran. 
Siswa diharapkan mampu :
  1. Mendefinisikan Pengertian Catur Kotamaning Nrepati
  2. Menyebutkan dan menjelaskan bagian-bagian Catur Kotamaning Nrepati.
  3. Mendefinisikan pengertian Tri Upaya Sandhi.
  4. Menyebutkan dan menjelaskan bagian-bagian Tri Upaya sandhi.
  5. Menyebutkan dan menjelaskan bagian-bagian Asta Brata.
                                                                                                                                         
 II. Materi Ajar.
1.      Catur Kotamaning Nrepati.
2.      Tri Upaya Sandhi.
III. Strategi/ Model /   Metoda Pembelajaran.
      1.Ceramah
      2. Diskusi.
      3. Pemberian Tugas.
      4. Tanya jawab
IV. Langkah-langkah  Pembelajaran/ Skenario Pembelajaran :
      1.  Menyampaikan salam, menanyakan kehadiran siswa.
      2.  Menyampaikan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, serta Indikator pencapaian serta jenis tagihan dalam proses pembelajaran tentang Kepemimpinan (Memahami Kepemimpinan menurut Nitisastra).

Kegiatan inti  (+  70 menit )
Eksplorasi
          1.  Guru menanyakan pada siswa mengenai  pengetahuan tentang  Kepemimpinan (Memahami Kepemimpinan menurut Nitisastra).
          2.  Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-6   siswa.
          3.  Siswa membagi diri menjadi beberapa kelompok sesuai yang diminta guru.
          4.  Guru membagikan LKS dan meminta siswa untuk membaca dan memahami materi yang ada dalam LKS.
    Elaborasi
       1. Siswa setelah mendapatkan LKS, siswa membaca dan memahami materi yang ada dalam LKS.
       2. Guru mengamati siswa dan membantu siswa untuk memahami materi  LKS tersebut.
       3. Guru memotivasi siswa untuk berdiskusi.
       4. Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya.
       5. Guru meminta salah satu kelompok  untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya didepan kelas.
       6. Salah satu kelompok siswa maju kedepan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memperhatikan dan memberikan masukan, pertanyaan bahkan solusi dari pertanyaan tersebut dalam diskusi.

       Konfirmasi
       1.  Guru mempertegas materi tersebut
       2.  Guru mempertegas jawaban siswa yang kurang sempurna dan memberikan penguat

Kegiatan Akhir (+ 10 menit ).
      1.   Guru meminta siswa untuk membuat rangkuman dan menyimpulkan hasil diskusi.
      2.   Siswa merangkum dan menyimpulkan hasil diskusi .
      3.   Guru meluruskan kesimpulan dari siswa jika masih ada yang kurang tepat.
      4.   Siswa memperbaiki kesimpulan yang kurang tepat.
      5.   Guru dan siswa mengucapkan salam.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar :
               - Buku Nitisastra, Manawa Dharmasastra, Ramayana , Sarassamuscaya, Mahabharata.
         VI. Penilaian :
     Jenis Tes
      Aspek Kognitif :
  -  Laporan
      - Test tulis
      - Test lisan.

     Aspek Afektif
     - Sikap selama berdiskusi ( tekun, objektif, dan menghargai pandangan orang lain  yang berbeda )

.    Aspek Psikomotor :
     - Kemampuan dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan lugas.

Bentuk Tes : Essay/ Uraian
1.      Apa artinya Catur Kotamaning Nrepati ?
2.      Sebutkan dan jelaskan bagian-bagian Catur kotamaning Nrepati !
3.      Apa artinya Tri Upaya Sandhi ?
4.      Sebutkkan dan jelaskan bagian-bagian Tri upaya sandhi !
5.      Sebutkan dan jelaskan bagian-bagian Asta Brata.              
              
         Kunci Jawaban
1.      Catur Kotamaning Nrepati artinya empat sifat utama.
2.      Bagian-bagian Catur Kotamaning Nrepati :
1. Jnana Wisesa Sudha artinya : pemimpin memiliki pengetahuan yang luhur dan suci.
            2. Kaprahitaning praja artinya : menunjukkan belas kasihan kepada masyarakat.
            3. Kawiryan artinya : pemimpin berwatak pemberani dan pantang menyerah.
            4. Wibawa artinya : pemimpin harus berwibawa terhadap bawahan.

3.      Tri Upaya sandhi artinya : Tiga upaya menghubungkan diri dengan masyarakat yang dipimpin.

4.      Bagian-bagian Tri Upaya Sandhi
1. Rupa artinya : pemimpin mengamat –amati wajah masyarakat apakah kesusahan / bahagia.
            2. Wangsa artinya : Suku/bangsa. Pemimpin harus Tirawuta,………/………………20…susunan masyarakatnya.
            3. Guna artinya : peminpin harus Tirawuta,………/………………20…tingkat pengertian dan pengetahuan
                masyarakatnya.

5.      a. Indra Brata artinya : seorang pemimpin harus mengikuti sifat-sifat Dewa Indra yaitu Dewa
          hujan, karena hujan merupakan sumber kemakmuran.
      b. Yama Brata artinya : seorang pemimpin harus mengikuti sifat-sifat Dewa Yama, yaitu
          menciptakan /menegakkan hukum.
      c. Surya Brata artinya : seorang pemimpin memberikan penerangan secara adil.
      d. Candra Brata artinya : seorang pemimpin menunjukkan wajah yang tenang.
      e. Bayu Brata artinya : seorang pemimpin selalu Tirawuta,………/………………20…dan menyeliduki keadaan yang
          sebenarnya.
      f. Kwera Brata artinya ; seorang pemimpin harus bijaksana dalam mempergunakan dana atau
         uang.
      g. Baruna brata artinya : seorang pemimpin dapat membersihkan segala bentuk penyakit.
      h. Agni brata artinya : seorang pemimpin haus mempunyai sifat kesatria.

Kriteria Penilaian .

Skor Soal No. 1. = 20
                        2. = 20
                        3. = 20
                        4. = 20
                        5. = 20

NILAI                 =  Skor perolehan : skor maksimum X 100

Catatan :……………………………………………………………………………………………..………………………………………………………………………………………………














Tirawuta,………/………………20…
MENGETAHUI
KEPALA SMA N 1 TIRAWUTA                                                            GURU MATA PELAJARAN


                                                                       

Drs. ALMIDO, M.Pd                                                               I GEDE ANDIKA, S.Ag
NIP. 19571010 198601 1 005                                                 NIP. 19870112 201101 1 008
































     RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah                       :  SMA Negeri 1 Tirawuta
Mata Pelajaran            :  Pendidikan Agama Hindu
Kelas/Semester            :  X/ I (Ganjil )
Alokasi waktu             :  2x 45 menit.
Standar Kompetensi   :  Kepemimpinan (Memahami Kepemimpinan menurut Nitisastra).
Kompetensi Dasar     : 2.2. Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tipe
                                            Kepemimpinan  menurut Nitisastra.

Indikator                      : Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan kepemimpinan, Catur Kotamaning Nrepati, Tri Upaya sandhi, Asta Brata.
I.Tujuan Pembelajaran. 
Siswa diharapkan mampu :
      Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan kepemimpinan  menurut Catur kotamaning Nrepati dan Tri Upaya Sandhi dan Asta Brata.
II. Materi Ajar.
1.Catur Kotamaning Nrepati.
2.Tri Upaya Sandhi.
III. Strategi/ Model /   Metoda Pembelajaran.
      1.Ceramah
      2. Diskusi.
      3. Pemberian Tugas
      4. Tanya jawab.
IV. Langkah-langkah  Pembelajaran/ Skenario Pembelajaran :
Kegiatan Awal
1. Menyampaikan salam, menanyakan kehadiran siswa.
2. Menyampaikan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, serta Indikator pencapaian serta jenis tagihan dalam proses pembelajaran tentang Kepemimpinan (Memahami Kepemimpinan menurut Nitisastra).

Kegiatan inti 
Eksplorasi
      1.   Guru menanyakan pada siswa mengenai  pengetahuan tentang Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tipe Kepemimpinan  menurut Nitisastra.
      2.   Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-6   siswa.
     3.   Siswa membagi diri menjadi beberapa kelompok sesuai yang diminta guru.
      4.   Guru membagikan LKS dan meminta siswa untuk membaca dan memahami materi yang ada dalam LKS.
Elaborasi
1.      Siswa setelah mendapatkan LKS, siswa membaca dan memahami materi tentang kelebihan dan kekurangan kepemimpinan  Catur Nrepati, Tri Upaya Sandhi yang ada dalam LKS.
2.      Guru mengamati siswa dan membantu siswa untuk memahami materi  LKS tersebut.
3.      Guru memotivasi siswa untuk berdiskusi.
4.      Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya.
5.      Guru meminta salah satu kelompok  untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya didepan kelas.
6.      Salah satu kelompok siswa maju kedepan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memperhatikan dan memberikan masukan, pertanyaan bahkan solusi dari pertanyaan tersebut dalam diskusi.

Konfirmasi
1.      Guru mempertegas materi tersebut
2.      Guru mempertegas jawaban siswa yang kurang sempurna dan memberikan penguat

Kegiatan Akhir
      1. Guru meminta siswa untuk membuat rangkuman dan menyimpulkan hasil diskusi.
      2. Siswa merangkum dan menyimpulkan hasil diskusi .
      3. Guru meluruskan kesimpulan dari siswa jika masih ada yang kurang tepat.
      4. Siswa memperbaiki kesimpulan yang kurang tepat.
      5. Guru dan siswa mengucapkan salam.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar :
               - Buku Nitisastra, Manawa Dharmasastra, Ramayana  Sarassamuscaya, Mahabharata.

         VI. Penilaian :
     Jenis Tes
      Aspek Kognitif :
  -  Laporan
      - Test tulis
      - Test lisan.
     Aspek Afektif :
     - Sikap selama berdiskusi ( tekun, objektif, dan menghargai pandangan orang lain
                       yang berbeda )
.    Aspek Psikomotor :
                    - Kemampuan dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan lugas.

Bentuk Tes : Essay/ Uraian
1.      Sebutkan kekurangan dan kelebihan kepemimpinan menurut Catur Kotamaning Nrepati.
2.      Sebutkan kekurangan dan kelebihan kepemimpinan menurut  Tri Upaya Sandhi.
3.      Sebutkan kekurangan dan kelebihan kepemimpinan menurut asta Brata.
4.      Sebutkan satu contoh dalam epos ramayana pemimpin yang sudah menerapkan kepemimpinan menurut Asta Brata.
      
      Kunci Jawaban
1.      Kekurangannya, kepemimpinan kelihatannya kurang tegas.
Kelegihannya, rakyat menjadi aman, tentram, damai.
2.      Kekurangannya, rakyat akan terlalu manja
Kelebihannya, antara rakyat dengan pemimpin ada kedekatan
3.      Kekurangannya, rakyat terkadang terlalu sering mencari perhatian pemimpin.
Kelebihannya, rakyat merasa sejahtera, aman, tentram dan damai.
      4.   Rama.





Kriteria Penilaian .

Skor Soal No. 1. = 20
                        2. = 20
                        3. = 20
                        4. = 20
                        5. = 20

NILAI                 =  Skor perolehan : skor maksimum X 100

Catatan :……………………………………………………………………………………………..………………………………………………………………………………………………




Tirawuta,………/………………20…
MENGETAHUI
KEPALA SMA N 1 TIRAWUTA                                                            GURU MATA PELAJARAN


                                                                       

Drs. ALMIDO, M.Pd                                                               I GEDE ANDIKA, S.Ag
NIP. 19571010 198601 1 005                                                 NIP. 19870112 201101 1 008




     RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah                       :  SMA Negeri 1 Tirawuta     
Mata Pelajaran            :  Pendidikan Agama Hindu
Kelas/Semester            :  X/ I (Ganjil )
Alokasi waktu             :  2x 45 menit.
Standar Kompetensi   :  Kepemimpinan (Memahami Kepemimpinan menurut Nitisastra).
Kompetensi Dasar     : 2.3. Merumuskan Kepemimpinan yang ideal menurut Nitisastra.

Indikator                      :  Menunjukkan kepemimpinan yang ideal
                                        Menyimpulkan kepemimpinan mana saja yang ideal menurut Niti sastra.
I.Tujuan Pembelajaran. 
Siswa diharapkan mampu :
      . Menunjukkan kepemimpinan yang ideal menurut Nitisastra.
        Menyimpulkan kepemimpinan mana saja yang ideal menurut Niti sastra.

II. Materi Ajar.
. Kepemimpinan yang ideal menurut Nitisastra

III. Strategi/ Model /   Metoda Pembelajaran.
      1.Ceramah
      2. Diskusi.
      3. Pemberian Tugas.
      4. Tanya jawab

IV. Langkah-langkah  Pembelajaran/ Skenario Pembelajaran :
Kegiatan Awal (+ 10 menit).
1.      Menyampaikan salam, menanyakan kehadiran siswa.
2.      Menyampaikan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, serta Indikator pencapaian serta jenis tagihan dalam proses pembelajaran tentang Merumuskan  Kepemimpinan menurut Nitisastra.

Kegiatan inti  (+  70 menit )
Eksplorasi
1.   Guru menanyakan pada siswa mengenai  pengetahuan tentang MerumuskanKepemimpinan  menurut Nitisastra.
2.   Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-6   siswa.
3.   Siswa membagi diri menjadi beberapa kelompok sesuai yang diminta guru.
4.   Guru membagikan LKS dan meminta siswa untuk membaca dan memahami materi yang ada dalam LKS.
Elaborasi
  1. Siswa setelah mendapatkan LKS, siswa membaca dan memahami materi Kepemimpinan yang ideal yang ada dalam LKS.
  2. Guru mengamati siswa dan membantu siswa untuk memahami materi  LKS tersebut.
  3. Guru memotivasi siswa untuk berdiskusi.
  4. Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya.
  5. Guru meminta salah satu kelompok  untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya didepan kelas.
  6. Salah satu kelompok siswa maju kedepan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memperhatikan dan memberikan masukan, pertanyaan bahkan solusi dari pertanyaan tersebut dalam diskusi.
Konfirmasi
  1. Guru mempertegas materi tersebut
  2. Guru mempertegas jawaban siswa yang kurang sempurna dan memberikan penguat

Kegiatan Akhir (+ 10 menit ).
1. Guru meminta siswa untuk membuat rangkuman dan menyimpulkan hasil diskusi.
2. Siswa merangkum dan menyimpulkan hasil diskusi .
3. Guru meluruskan kesimpulan dari siswa jika masih ada yang kurang tepat
4. Siswa memperbaiki kesimpulan yang kurang tepat.
5. Guru dan siswa mengucapkan salam.
V. Alat/Bahan/Sumber Belajar :
              - Buku Nitisastra, Manawa Dharmasastra, Ramayana  Sarassamuscaya, Mahabharata.
       
         VI. Penilaian :
      Jenis Tes
      Aspek Kognitif :
  -  Laporan
      - Test tulis
      - Test lisan.
     Aspek Afektif :
     - Sikap selama berdiskusi ( tekun, objektif, dan menghargai pandangan orang lain
                       yang berbeda )
.    Aspek Psikomotor :
                    - Kemampuan dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan lugas.
                                         
     Bentuk Tes : Essay/ Uraian

1.      Sebutkan salah satu contoh kepemimpinan yang ideal menurut Niti Sastra !
2.      Coba simpulkan kepemimpinan mana saja yang ideal menurut Niti Sastra !

Kunci jawaban
1. Kepemimpinan yang ideal menurut Niti Sastra adalah kepemimpinan yang selalu mendahulukan
          kepentingan rakyat demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, seperti kepemimpinan
          Demoktkatis yang berlaku di Indonesia.
      2. Kepemimpinan Demokratis, karena segala sesuatunya selalu dimusyawarahkan terlebih dahulu
    sebelum diambil keputusan.







Kriteria Penilaian .

Skor Soal No. 1. = 50
                        2. = 50       
NILAI                 =  Skor perolehan : skor maksimum X 100

Catatan :……………………………………………………………………………………………..………………………………………………………………………………………………





Tirawuta,………/………………20…
MENGETAHUI
KEPALA SMA N 1 TIRAWUTA                                                            GURU MATA PELAJARAN


                                                                       

Drs. ALMIDO, M.Pd                                                               I GEDE ANDIKA, S.Ag
NIP. 19571010 198601 1 005                                                 NIP. 19870112 201101 1 008










.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah                       :  SMA NEGERI 1 TIRAWUTA      
Mata Pelajaran            :  Pendidikan Agama Hindu
Kelas/Semester            :  X/ I (Ganjil )
Alokasi waktu             :  2x 45 menit.
Standar Kompetensi   :  Kepemimpinan (Memahami Kepemimpinan menurut Nitisastra).
Kompetensi Dasar      :  2.4. Meneladani figure yang ideal dan mempraktekkan ajaran kepemimpinan
                                           menurut Nitisastra.

Indikator                     :  1. Mengenal tokoh-tokoh Hindu yang mempraktekkan ajaran kepemimpinan
                                          menurut Niti Sastra.
                                       2. Menunjukkan karakter tokoh-tokoh pemimpin Hindu dalam Niti Sastra. 
I.Tujuan Pembelajaran.  
Siswa diharapkan mampu :
     
  1. Mengenal tokoh-tokoh Hindu yang mempraktekkan ajaran kepemimpinan  menurut Nitisastra.
  2. Menunjukkan karakter tokoh-tokoh  pemimpin Hindu dalam Nitisastra.

II. Materi Ajar.
. Kepemimpinan yang ideal menurut Nitisastra

III. Strategi/ Model /   Metoda Pembelajaran.
      1.Ceramah
      2. Diskusi.
      3. Pemberian Tugas.
      4. Tanya jawab
      5. Bermain peran

IV. Langkah-langkah  Pembelajaran/ Skenario Pembelajaran :
Kegiatan Awal (+ 10 menit).
      1.   Menyampaikan salam, menanyakan kehadiran siswa.
2.   Menyampaikan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, serta Indikator pencapaian serta jenis tagihan dalam proses pembelajaran tentang Meneladani figure yang ideal dan mempraktekkan ajaran kepemimpinan menurut Nitisastra.
Kegiatan inti  (+  70 menit )
Eksplorasi
1.  Guru menanyakan pada siswa mengenai  pengetahuan tentang Meneladani figure yang ideal dan mempraktekkan ajaran kepemimpinan menurut Nitisastra.
2.  Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-6
3.  Siswa membagi diri menjadi beberapa kelompok sesuai yang diminta guru.
4.  Guru membagikan LKS dan meminta siswa untuk membaca dan memahami materi yang ada
     dalam LKS.

Elaborasi
1.  Siswa setelah mendapatkan LKS, siswa membaca dan memahami materi tentang tokoh-tokoh Hindu yang mempraktekkan ajaran kepemimpinan Nitisastra yang ada dalam LKS.
2.   Guru mengamati siswa dan membantu siswa untuk memahami materi  LKS tersebut.
3.   Guru memotivasi siswa untuk berdiskusi.
4.   Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya.
5.   Guru meminta salah satu kelompok  untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya didepan kelas.
6.   Salah satu kelompok siswa maju kedepan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memperhatikan dan memberikan masukan, pertanyaan bahkan solusi dari pertanyaan tersebut dalam diskusi.

      Konfirmasi
     1.    Guru mempertegas materi tersebut
     2.    Guru mempertegas jawaban siswa yang kurang sempurna dan memberikan penguat

Kegiatan Akhir (+ 10 menit ).
1.   Guru meminta siswa untuk membuat rangkuman dan menyimpulkan hasil diskusi.
2.   Siswa merangkum dan menyimpulkan hasil diskusi .
3.   Guru meluruskan kesimpulan dari siswa jika masih ada yang kurang tepat.
4.   Siswa memperbaiki kesimpulan yang kurang tepat.
5.   Guru dan siswa mengucapkan salam.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar :
             - Buku Nitisastra, Manawa Dharmasastra, Ramayana  Sarassamuscaya, Mahabharata.
        
         VI. Penilaian :
               Jenis Tes
      Aspek Kognitif :
  -  Laporan
      - Test tulis
      - Test lisan.
     Aspek Afektif :
     - Sikap selama berdiskusi ( tekun, objektif, dan menghargai pandangan orang lain
                       yang berbeda )
.    Aspek Psikomotor :
                    - Kemampuan dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan lugas.
                                         
            Bentuk Tes : Essay/ Uraian
1.      Sebutkan tokoh-tokoh Hindu yang mempraktekkan ajaran kepemimpinan menurut Niti Sastra !
2.      Tunjukkan/ekspresikan karakter tokoh-tokoh pemimpin Hindu dalam Niti Sastra.

Kunci Jawaban
1.      Rsi Canakya/Patanjali, Mahatma Gandhi.
2.      Sabar, bijaksana, berwibawa, dll










Kriteria Penilaian .

Skor Soal No. 1. = 50
                        2. = 50
                     

NILAI                 =  Skor perolehan : skor maksimum X 100

Catatan :……………………………………………………………………………………………..………………………………………………………………………………………………




Tirawuta,………/………………20…
MENGETAHUI
KEPALA SMA N 1 TIRAWUTA                                                            GURU MATA PELAJARAN


                                                                       

Drs. ALMIDO, M.Pd                                                               I GEDE ANDIKA, S.Ag
NIP. 19571010 198601 1 005                                                 NIP. 19870112 201101 1 008




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN



Sekolah                       :  SMA NEGERI 1 TIRAWUTA      
Mata Pelajaran            :  Pendidikan Agama Hindu
Kelas/Semester            :  X/ I (Ganjil )
Alokasi waktu             :  2x 45 menit.
Standar Kompetensi   :  Yadnya ( Memahami Tata Cara Persembahyangan ).
Kompetensi Dasar      : 3.1. Menguraikan Pengertian dan Tujuan Persembahyangan.

Indikator                     : 1. Menyebutkan pengertian dan tujuan persembahyangan.
                                      2. Menjelaskan makna persembahyangan.

I.Tujuan Pembelajaran. 
Siswa diharapkan mampu :
1.      Meyebutkan Pengertian dan Tujuan Persembahyangan
2.      Menjelaskan makna Persembahyangan.

II. Materi Ajar.
         Pengertian ,Tujuan dan Makna Persembahyangan.

III. Strategi/ Model /   Metoda Pembelajaran.
      1.Ceramah
      2. Diskusi.
      3. Pemberian Tugas
      4. Tanya jawab.

IV. Langkah-langkah  Pembelajaran/ Skenario Pembelajaran :
Kegiatan Awal (+ 10 menit).
Menyampaikan salam, menanyakan kehadiran siswa.
Menyampaikan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, serta Indikator pencapaian
   serta jenis tagihan dalam proses pembelajaran tentang Menguraikan Pengertian dan
   Tujuan Persembahyangan.
Kegiatan inti  (+  70 menit )
Eksplorasi
1.  Guru menanyakan pada siswa mengenai  pengetahuan tentang Menguraikan Pengertian
      dan Tujuan Persembahyangan.   
2.   Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-6   siswa.
3.   Siswa membagi diri menjadi beberapa kelompok sesuai yang diminta guru.
4.   Guru membagikan LKS dan meminta siswa untuk membaca dan memahami materi yang
      ada dalam LKS.
    
Elaborasi
1.   Siswa setelah mendapatkan LKS, siswa membaca dan memahami materi pengertian, tujuan dan makna persembahyangan yang ada dalam LKS.
2.   Guru mengamati siswa dan membantu siswa untuk memahami materi  LKS tersebut.
3.   Guru memotivasi siswa untuk berdiskusi.
4.   Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya.
5.   Guru meminta salah satu kelompok  untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya didepan kelas.
6.   Salah satu kelompok siswa maju kedepan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memperhatikan dan memberikan masukan, pertanyaan bahkan solusi dari pertanyaan tersebut dalam diskusi.
Konfirmasi
1.   Guru mempertegas materi tersebut
2.   Guru mempertegas jawaban siswa yang kurang sempurna dan memberikan penguat

Kegiatan Akhir (+ 10 menit ).
1.   Guru meminta siswa untuk membuat rangkuman dan menyimpulkan hasil diskusi.
2.   Siswa merangkum dan menyimpulkan hasil diskusi .
3.   Guru meluruskan kesimpulan dari siswa jika masih ada yang kurang tepat.
4.   Siswa memperbaiki kesimpulan yang kurang tepat.
5.   Guru dan siswa mengucapkan salam.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar :
              - Buku Bhagawadgita, Buku Persembahyangan, Buku Kramaning Sembah, Buku Doa Sehari-hari
                menurut Hindu, Buku Pelajaran Agama Hindu Kelas X SMA.

         VI. Penilaian :
               Jenis Tes
      Aspek Kognitif :
  -  Laporan
      - Test tulis
      - Test lisan.
     Aspek Afektif :
     - Sikap selama berdiskusi ( tekun, objektif, dan menghargai pandangan orang lain
                       yang berbeda )
.    Aspek Psikomotor :
                    - Kemampuan dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan lugas.
                                         
            Bentuk Tes : Essay/ Uraian
1.      Apa artinya sembahyang ?
2.      Apa tujuannya sembahyang ?
3.      Kapan persembahyangan dilaksanakan ?
4.      Siapa saja yang boleh sembahyang ?
5.      Apa makna dari sembahyang itu ?

Kunci Jawaban
1. Sembahyang artinya terdiri dari dua kata, sembah berarti hormat, sujud, bhakti. Sedangkan hyang
    artinya tertinggi. Jadi sembahyang artinya hormat/sujud/bhakti pada yang tertinggi ( Tuhan )
      2. Menghubungkan diri dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan hati yang tulus ikhlas.
      3. Kapan saja tergantung situasi dan kondisi. Alangkah baiknya jangan lupa sembahyang saat hari-
          hari suci/rerahinan.
      4. Semua umat manusia, lebih-lebih yang beragama Hindu
      5. Memusatkan pikiran pada yang Esa/Tuhan/Ida Sang Hyang Widhi agar pikiran betul-betul
          terfokus pada Tuhan dengan segala kepasrahan dan keikhlasan.
          
Kriteria Penilaian .

Skor Soal No. 1. = 20
                        2. = 20
                        3. = 20
                        4. = 20
                        5. = 20

NILAI                 =  Skor perolehan : skor maksimum X 100

Catatan :……………………………………………………………………………………………..………………………………………………………………………………………………





Tirawuta,………/………………20…
MENGETAHUI
KEPALA SMA N 1 TIRAWUTA                                                            GURU MATA PELAJARAN


                                                                       

Drs. ALMIDO, M.Pd                                                               I GEDE ANDIKA, S.Ag
NIP. 19571010 198601 1 005                                                 NIP. 19870112 201101 1 008



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah                       :  SMA NEGERI 1 TIRAWUTA      
Mata Pelajaran            :  Pendidikan Agama Hindu
Kelas/Semester            :  X/ I (Ganjil )
Alokasi waktu             :  2x 45 menit.
Standar Kompetensi   :  Yadnya ( Memahami Tata Cara Persembahyangan ).
Kompetensi Dasar      : 3.2. Melafalkan mantra-mantra sembahyang.

Indikator                     :
1.      Melafalkan mantra sembahyang.
2.      Melafalkan mantra kramaning sembah.
 3.   Menjelaskan makna mantra Puja Tri Sandhya dan Kramaning Sembah.

I.Tujuan Pembelajaran. 
Siswa diharapkan mampu :
1.Melafalkan mantra PujaTrisandhya.
2..Melafalkan mantra kramaning  sembah.
3.Menjelaskan makna mantra Puja Tri Sandhya dan Kramaning Sembah.

II. Materi Ajar.
1.      Mantra Tri Sandhya
2.      Melafalkan mantra kramaning sembah
3.      Makna mantra Tri Sandhya dan Kramaning Sembah.

III. Strategi/ Model /   Metoda Pembelajaran.
      1.Ceramah
      2. Diskusi.
      3. Pemberian Tugas.
      4. Tanya jawab
      5. Demonstrasi

IV. Langkah-langkah  Pembelajaran/ Skenario Pembelajaran :
Kegiatan Awal (+ 10 menit).
1.   Menyampaikan salam, menanyakan kehadiran siswa.
2.   Menyampaikan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, serta Indikator pencapaian serta jenis tagihan dalam proses pembelajaran tentang Melafalkan mantra-mantra sembahyang.
Kegiatan inti  (+  70 menit )
Eksplorasi
1.   Guru menanyakan pada siswa mengenai  pengetahuan tentang Melafalkan mantra-mantra sembahyang.
2.   Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-6   siswa.
3.   Siswa membagi diri menjadi beberapa kelompok sesuai yang diminta guru.
4.   Guru melatih dan meminta siswa untuk merafalkan mantra –mantra sembahyang.
Elaborasi
1.   Siswa merafalkan mantra –mantra sembahyang.
2.   Guru mengamati siswa dan membantu siswa untuk merafalkan mantra –mantra sembahyang.
3.   Guru memotivasi siswa untuk merafalkan mantra –mantra sembahyang.
4.   Siswa merafalkan mantra –mantra sembahyang.
5.   Guru meminta salah satu kelompok  untuk mempaktekkan didepan kelas.
.     Salah satu kelompok siswa maju kedepan kelas untuk mempraktekkan
Konfirmasi
1.   Guru mempertegas materi tersebut
2.   Guru memperjelas peragaan sikap tangan bagi siswa yang kurang sempurna peragaannya
3.   dan memberikan penguat

Kegiatan Akhir (+ 10 menit ).
1.   Guru meminta siswa untuk menyampaikan perasaannya setelah merafalkan mantra-mantra sembahyang.
2.   Siswa menyampaikan dan menyimpulkan apa yang telah dirasakan.
3.   Guru meluruskan kesimpulan dari siswa jika masih ada yang kurang tepat.
4.   Siswa memperbaiki kesimpulan yang kurang tepat.
5.   Guru dan siswa mengucapkan salam.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar :
          - Buku Bhagawadgita, Buku Persembahyangan, Buku Kramaning Sembah, Buku Doa Sehari-hari menurut Hindu, Buku Pelajaran Agama Hindu Kelas X SMA.
        
         VI. Penilaian :
               Jenis Tes
      Aspek Kognitif :
  -  Laporan
      - Test tulis
      - Test lisan.
     Aspek Afektif :
     - Sikap selama berdiskusi ( tekun, objektif, dan menghargai pandangan orang lain
                       yang berbeda )
.    Aspek Psikomotor :
                    - Kemampuan dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan lugas.
                                         
              Bentuk Tes : Essay/ Uraian

1.      Ucapkan mantra Tri Sandhya dengan lafal yang benar.
2.      Ucapkan mantra kramaning sembah dengan lafal yang benar.
3.      Peragakan sikap tangan pada saat amusti karana.
4.      Peragakan sikap tangan pada saat kramaning sembah.
5.      Jelaskan makna puja Tri Sandhya dan Kramaning Sembah
            
      Kunci Jawaban.
1.      Puja Tri Sanhya
2.      Kramaning Sembah.
     Muspa puyung, Om atma tattwatma sudhamam swaha.
     Muspa sekar petak, Om adityasya paramjyotir rakta teja namastute, sweta pangkaja
     madyaste bhaskara ya nama stute.
     Muspa pakai Kwangen kepada Ista Dewata /Padmasana. Om namah dewa adistana ya
     sarwa wyapii waisiwaya padmasana ekaprastita ya ardenariswari ya nama swaha.
     Muspa pakai kwangen kepada Bhatara Samodhaya dan nunas waranugraha. Om  
     anugraha manohara Dewa data nugrahakam yarcanam sarwa pujanam nama sarwa
     nugrahakem, dewa –dewi maha siddhi yadnyaka nirmalat makam laksmi siddiccah
    dhirghayur nirwignam sukawerdithah. Om ring anugraha rcanaya ya nama swaha. Om
    anugraha manohara ya nama swaha.
3.      Sikap tangan
4.      Sikap tangan
5.      Mengkonsentrasikan pikiran pada Hyang Widhi.

Kriteria Penilaian .

Skor Soal No. 1. = 20
                        2. = 20
                        3. = 20
                        4. = 20
                        5. = 20

NILAI                 =  Skor perolehan : skor maksimum X 100

Catatan :……………………………………………………………………………………………..………………………………………………………………………………………………

Tirawuta,………/………………20…
MENGETAHUI
KEPALA SMA N 1 TIRAWUTA                                                            GURU MATA PELAJARAN

                                                                       

Drs. ALMIDO, M.Pd                                                               I GEDE ANDIKA, S.Ag
NIP. 19571010 198601 1 005                                                 NIP. 19870112 201101 1 008
   RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah                       :  SMA NEGERI 1 TIRAWUTA      
Mata Pelajaran            :  Pendidikan Agama Hindu
Kelas/Semester            :  X/ I (Ganjil )
Alokasi waktu             :  2x 45 menit.
Standar Kompetensi   :  Yadnya ( Memahami Tata Cara Persembahyangan ).
Kompetensi Dasar      : 3.3. Melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar.

Indikator                     : 1. Melaksanakan sembahyang dengan tata urutan yang benar.
                                      2. Melaksanakan sembahyang kramaning sembah dengan menggunakan sarana utama ( bunga, dupa,  dan air ).
I.Tujuan Pembelajaran. 
Siswa diharapkan mampu :
.        1. Melaksanakan sembahyang  dengan tata urutan yang benar
         2. Melaksanakan sembahyang kramaning sembah dengan menggunakan sarana      utama (bunga,
             dupa dan air ).

II. Materi Ajar.
         Tata Cara Persembahyangan .

III. Strategi/ Model /   Metoda Pembelajaran.
      1.Ceramah
      2. Diskusi.
      3. Pemberian Tugas
      4. Tanya jawab.

IV. Langkah-langkah  Pembelajaran/ Skenario Pembelajaran :
Kegiatan Awal (+ 10 menit).
1.   Menyampaikan salam, menanyakan kehadiran siswa.
2.   Menyampaikan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, serta Indikator pencapaian serta jenis tagihan dalam proses pembelajaran tentang Melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar.
Kegiatan inti  (+  70 menit )
Eksplorasi
1.   Guru menanyakan pada siswa mengenai  pengetahuan tentang Melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar
            
2.   Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-6   siswa.
3.   Siswa membagi diri menjadi beberapa kelompok sesuai yang diminta guru.
4.   Guru melatih dan meminta siswa untuk Melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata
      cara yang benar.
 Elaborasi
1.   Siswa  mempraktekkan /melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar.
2.   Guru mengamati siswa dan membantu siswa untuk melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar.
3.   Guru memotivasi siswa untuk melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar.
4.   Siswa melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar.
5.   Guru meminta salah satu kelompok  untuk mempaktekkan didepan kelas.
6.   Salah satu kelompok siswa maju kedepan kelas untuk mempraktekkan
Konfirmasi
1.   Guru mempertegas materi tersebut
2.   Guru mempertegas memberikan contoh peragaan bagi siswa yang peragaannya kurang
      sempurna dan memberikan penguat

Kegiatan Akhir (+ 10 menit ).
1.   Guru meminta siswa untuk menyampaikan perasaannya setelah merafalkan mantra-mantra sembahyang.
2.   Siswa menyampaikan dan menyimpulkan apa yang telah dirasakan.
3.   Guru meluruskan kesimpulan dari siswa jika masih ada yang kurang tepat.
4.   Siswa memperbaiki kesimpulan yang kurang tepat.
5.   Guru dan siswa mengucapkan salam.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar :
          - Buku Bhagawadgita, Buku Persembahyangan, Buku Kramaning Sembah, Buku Doa Sehari-hari menurut Hindu, Buku Pelajaran Agama Hindu Kelas X SMA.
         
         VI. Penilaian :
               Jenis Tes
      Aspek Kognitif :
  -  Laporan
      - Test tulis
      - Test lisan.
     Aspek Afektif :
     - Sikap selama berdiskusi ( tekun, objektif, dan menghargai pandangan orang lain
                       yang berbeda )
.    Aspek Psikomotor :
                    - Kemampuan dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan lugas.
                                         
            Bentuk Tes : Pemberian Tugas

1.      Coba peragakan cara sembahyang dengan tata urutan yang benar.
2.      Coba peragakan cara sembahyang dengan menggunakan sarana utama, mana yang lebih duluan digunakan.

      Kunci jawaban
1.      Siswa memperagakan. Pertama puyung/pusatkan pikiran, kedua ke surya, ke tiga ke Ista
      Dewata, keempat, samodaya, kelima ngaturang parama suksma pinaka pralinaning sembah.
2.      Siswa memperagakan. Pertama puyung, kedua bunga putih, ketiga kwangwen, keempat
       kwangen/sekar jangkep, kelima puyung.







Kriteria Penilaian .

Skor Soal No. 1. = 50
                        2. = 50
                       

NILAI                 =  Skor perolehan : skor maksimum X 100

Catatan :……………………………………………………………………………………………..………………………………………………………………………………………………


Tirawuta,………/………………20…
MENGETAHUI
KEPALA SMA N 1 TIRAWUTA                                                            GURU MATA PELAJARAN


                                                                       

Drs. ALMIDO, M.Pd                                                               I GEDE ANDIKA, S.Ag
NIP. 19571010 198601 1 005                                                 NIP. 19870112 201101 1 008








 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah                       :  SMA NEGERI 1 TIRAWUTA      
Mata Pelajaran            :  Pendidikan Agama Hindu
Kelas/Semester            :  X/ I (Ganjil )
Alokasi waktu             :  2x 45 menit.
Standar Kompetensi : Hari Suci (Memahami Perhitungan Hari-hari Suci menurut    Hindu)
Kompetensi Dasar      : 4.1. Menentukan Hari-Hari Suci Menurut Hindu.

Indikator                      : 1. Menjelaskan pengertian hari suci keagamaan
                                       2. Menjelaskan dasar perhitungan hari suci
                                       3. Menjelaskan dasar pelaksanaan hari suci agama Hindu.

I.Tujuan Pembelajaran. 
Siswa diharapkan mampu :
1.      Menjelaskan pengertian hari suci keagamaan
2.      Menjelaskan dasar perhitungan Hari Suci
3.      Menjelaskan dasar pelaksanaan Hari Suci Agama Hindu.
II. Materi Ajar.
     Cara-Cara menentukan Hari-Hari Suci berdasarkan perhitungan Hindu (Wuku danSasih).
III. Strategi/ Model /   Metoda Pembelajaran.
      1.Ceramah
      2. Diskusi.
      3. Pemberian Tugas.
      4. Tanya jawab

IV. Langkah-langkah  Pembelajaran/ Skenario Pembelajaran :
Kegiatan Awal (+ 10 menit).
1.   Menyampaikan salam, menanyakan kehadiran siswa.
2.   Menyampaikan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, serta Indikator pencapaian serta jenis tagihan dalam proses pembelajaran tentang Menentukan Hari-Hari Suci Menurut Hindu.
Kegiatan inti  (+  70 menit )

Eksplorasi
1.   Guru menanyakan pada siswa mengenai  pengetahuan tentang menentukan Hari-Hari Suci Menurut Hindu.
2.   Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-6   siswa.
3.   Siswa membagi diri menjadi beberapa kelompok sesuai yang diminta guru.
4.   Guru membagikan LKS dan meminta siswa untuk membaca dan memahami materi yang ada dalam LKS.

Elaborasi
1.   Siswa setelah mendapatkan LKS, siswa membaca dan memahami materi pengertian hari suci keagamaan, dasar perhitungan hari suci dan dasar pelaksanaan hari suci Agama Hindu yang ada dalam LKS.
2.   Guru mengamati siswa dan membantu siswa untuk memahami materi  LKS tersebut.
3.   Guru memotivasi siswa untuk berdiskusi.
4.   Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya.
5.   Guru meminta salah satu kelompok  untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya didepan kelas.
6.   Salah satu kelompok siswa maju kedepan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memperhatikan dan memberikan masukan, pertanyaan bahkan solusi dari pertanyaan tersebut dalam diskusi.

Konfirmasi
1.   Guru mempertegas materi tersebut
2.   Guru mempertegas jawaban yang kurang sempurna serta mencontohkannya.

Kegiatan Akhir (+ 10 menit ).
1.   Guru meminta siswa untuk menyampaikan perasaannya setelah merafalkan mantra-mantra sembahyang.
2.   Siswa menyampaikan dan menyimpulkan apa yang telah dirasakan.
3.   Guru meluruskan kesimpulan dari siswa jika masih ada yang kurang tepat.
4.   Siswa memperbaiki kesimpulan yang kurang tepat.
5.   Guru dan siswa mengucapkan salam.

       V. Alat/Bahan/Sumber Belajar :
            - Buku Wariga , Kalender Hindu, Buku Slokantara, Buku Pelajaran Agama Hindu Kelas X.
           
                VI. Penilaian :
                     Jenis Tes
            Aspek Kognitif :
        -  Laporan
            - Test tulis
            - Test lisan.
           Aspek Afektif :
     - Sikap selama berdiskusi ( tekun, objektif, dan menghargai pandangan orang lain
                       yang berbeda )
.          Aspek Psikomotor :
                    - Kemampuan dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan lugas.
                                         
                 Bentuk Tes : Essay/Uraian
1.      Apa yang dimaksud dengan hari suci keagamaan ?
2.      Jelaskan dasar perhitungan hari suci keagamaan !
3.      Jelaskan dasar pelaksanaan hari suci keagamaan !
4.      Sebutkan nama-nama hari suci 5 ( lima ) buah saja !

Kunci Jawaban.
1. Hari yang diperingati atau diistimewakan berdasarkan keyakinan bahwa hari itu mempunyai
    makna dan fungsi yang penting bagi kehidupan seseorang atau masyarakat, baik karena
    pengaruhnya maupun karena nilai-nilai yang terkandung didalamnya.
2. – Sistem Wara yaitu : perhitungan yang berdasarkan atas nilai hari, nama yang dikuasai oleh
             berbagai jenis kekuatan seperti sapta wara, sad wara dan panca wara.
          - Sistem Tithi, yaitu perhitungan hari suci yang dihubungkan dengan hari bulan ( lunar ),
             seperti : purnama, tilem, dan panglong atau penanggal.
          - Sistem Naksatra, yaitu hari suci yang dirayakan berdasarkan perhitungan musim atau yang
             bersifat musiman.
          - Sistem yoga, yaitu hari suci yang dirayakan menurut perhitungan letak tata surya atau
             planet-planet.
          - Sistem karana, yaitu hari suci yang dirayakan berdasarkan perhitungan pertemuan antara
             bulan dan matahari.
       3. Dasar pelaksanaan hari suci keagamaan adalah keyakinan/sradha dan sastra agama .
       4. Galungan, Kuningan, Saraswati, Pagerwesi, Nyepi dll.


Kriteria Penilaian .

Skor Soal No. 1. = 20
                        2. = 20
                        3. = 20
                        4. = 20
                        

NILAI                 =  Skor perolehan : skor maksimum X 100

Catatan :……………………………………………………………………………………………..………………………………………………………………………………………………

Tirawuta,………/………………20…
MENGETAHUI
KEPALA SMA N 1 TIRAWUTA                                                            GURU MATA PELAJARAN


                                                                       

Drs. ALMIDO, M.Pd                                                               I GEDE ANDIKA, S.Ag
NIP. 19571010 198601 1 005                                                 NIP. 19870112 201101 1 008
    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah                       :  SMA NEGERI 1 TIRAWUTA      
Mata Pelajaran            :  Pendidikan Agama Hindu
Kelas/Semester            :  X/ I (Ganjil )
Alokasi waktu             :  2x 45 menit.
Standar Kompetensi   : Hari Suci (Memahami Perhitungan Hari-hari Suci menurut    Hindu)
Kompetensi Dasar      : 4.2. Menunjukkan cara-cara menentukan hari-hari suci berdasarkan perhitungan
                                             Hindu (Sasih dan Wuku).

Indikator                      : 1. Memahami cara mencari/memperhitungkan baik buruknya dewasa.
                                       2. Mengelompokkan hari suci berdasarkan perhitungan Hindu ( Wuku dan
                                           Sasih )

I.Tujuan Pembelajaran. 
Siswa diharapkan mampu :
 1. Memahami cara mencari/ memperhitungkan baik buruknya dewasa.
 2. Mengelompokkan hari suci berdasarkan : Triwara dan Pancawara, Pancawara dan    Saptawara, Pawukon, Sasih.

II. Materi Ajar.
        Cara-Cara menentukan Hari-Hari Suci berdasarkan perhitungan Hindu (Wuku danSasih).

III. Strategi/ Model /   Metoda Pembelajaran.
      1.Ceramah
      2. Diskusi.
      3. Pemberian Tugas.
      4. Tanya jawab

IV. Langkah-langkah  Pembelajaran/ Skenario Pembelajaran :
Kegiatan Awal (+ 10 menit).
1.   Menyampaikan salam, menanyakan kehadiran siswa.
2.   Menyampaikan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, serta Indikator pencapaian serta jenis tagihan dalam proses pembelajaran tentang Menentukan Hari-Hari Suci Menurut Hindu.

Kegiatan inti  (+  70 menit )
Ekplorasi
1.   Guru menanyakan pada siswa mengenai  pengetahuan tentang menentukan Hari-Hari Suci Menurut Hindu.
2.   Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-6   siswa.
3.   Siswa membagi diri menjadi beberapa kelompok sesuai yang diminta guru.
4.   Guru membagikan LKS dan meminta siswa untuk membaca dan memahami materi yang ada dalam LKS.
Elaborasi
1.   Siswa setelah mendapatkan LKS, siswa membaca dan memahami materi tentang cara-cara menentukan hari suci dan menghitung hari suci Agama Hindu yang ada dalam LKS.
2.   Guru mengamati siswa dan membantu siswa untuk memahami materi  LKS tersebut.
3.   Guru memotivasi siswa untuk berdiskusi.
4.   Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya.
5.   Guru meminta salah satu kelompok  untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya didepan kelas.
6.   Salah satu kelompok siswa maju kedepan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memperhatikan dan memberikan masukan, pertanyaan bahkan solusi dari pertanyaan tersebut dalam diskusi.
Konfirmasi
1.   Guru mempertegas materi tersebut
2.   Guru mempertegas jawaban yang kurang sempurna serta mencontohkannya.

Kegiatan Akhir (+ 10 menit ).
1.   Guru meminta siswa untuk menyampaikan perasaannya setelah merafalkan mantra-mantra sembahyang.
2.   Siswa menyampaikan dan menyimpulkan apa yang telah dirasakan.
3.   Guru meluruskan kesimpulan dari siswa jika masih ada yang kurang tepat.
4.   Siswa memperbaiki kesimpulan yang kurang tepat.
5.   Guru dan siswa mengucapkan salam.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar :
      - Buku Wariga , Kalender Hindu, Buku Slokantara, Buku Pelajaran Agama Hindu Kelas X.
         
         VI. Penilaian :
                     Jenis Tes
            Aspek Kognitif :
        -  Laporan
            - Test tulis
            - Test lisan.
           Aspek Afektif :
     - Sikap selama berdiskusi ( tekun, objektif, dan menghargai pandangan orang lain
                       yang berbeda )
.          Aspek Psikomotor :
                    - Kemampuan dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan lugas.
                                         
                 Bentuk Tes : Essay/Uraian
1.      Bagaimana caranya memperhitungkan baik buruknya dewasa ?
2.      Coba kelompokkan hari suci berdasarkan perhitungan Hindu ( Wuku dan Sasih ).

Kunci Jawaban.
1.      Caranya berdasarkan jatuhnya pada wuku, wewaran dan sasih.
2.      Berdasarkan Wuku, tergantung wuku yang punya dewasa baik seperti Sinta, Landep, Ukir, ...
Berdasarkan Sasih, seperti Kapat, Kalima, Kadasa, dll.











          
Kriteria Penilaian .

Skor Soal No. 1. = 50
                        2. = 50
NILAI                 =  Skor perolehan : skor maksimum X 100

Catatan :……………………………………………………………………………………………..………………………………………………………………………………………………


Tirawuta,………/………………20…
MENGETAHUI
KEPALA SMA N 1 TIRAWUTA                                                            GURU MATA PELAJARAN


                                                                       

Drs. ALMIDO, M.Pd                                                               I GEDE ANDIKA, S.Ag
NIP. 19571010 198601 1 005                                                 NIP. 19870112 201101 1 008







  RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah                       :  S M A         
Mata Pelajaran            :  Pendidikan Agama Hindu
Kelas/Semester            :  X/ I (Ganjil )
Alokasi waktu             :  2x 45 menit.
Standar Kompetensi : Hari Suci (Memahami Perhitungan Hari-hari Suci menurut    Hindu)
Kompetensi Dasar    : 4.3. Menentukan baik buruknya hari berdasarkan perhitungan Hindu.

Indikator                     : Menentukan hari baik-buruknya ( hala ayuning dewasa )

I.Tujuan Pembelajaran. 
Siswa diharapkan mampu :
       Menentukan hari baik buruknya (hala ayuning dewasa)

II. Materi Ajar.
       Baik buruknya hari  berdasarkan perhitungan Hindu.

III.       Metoda Pembelajaran.
      1.Ceramah
      2. Diskusi.
      3. Pemberian Tugas.
      4.Tanya jawab

IV. Langkah-langkah  Pembelajaran/ Skenario Pembelajaran :
Kegiatan Awal (+ 10 menit).
1.   Menyampaikan salam, menanyakan kehadiran siswa.
2.   Menyampaikan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, serta Indikator pencapaian serta jenis tagihan dalam proses pembelajaran tentang Menentukan baik buruknya hari berdasarkan perhitungan Hindu.
Kegiatan inti  (+  70 menit )
Ekplorasi
1.   Guru menanyakan pada siswa mengenai  pengetahuan tentang menentukan Hari-Hari
      Suci Menurut Hindu.
2.   Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4-6   siswa.
3.   Siswa membagi diri menjadi beberapa kelompok sesuai yang diminta guru.
4.   Guru membagikan LKS dan meminta siswa untuk membaca dan memahami materi yang
      ada dalam LKS.
Elaborasi
1.   Siswa setelah mendapatkan LKS, siswa membaca dan memahami materi tentang berlatih mencari hari baik dan buruk menurut perhitungan wewaran yang ada dalam LKS.
2.   Guru mengamati siswa dan membantu siswa untuk memahami materi  LKS tersebut.
3.   Guru memotivasi siswa untuk berdiskusi.
4.   Siswa melakukan diskusi dengan kelompoknya.
5.   Guru meminta salah satu kelompok  untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya
      idepan kelas.
6.   Salah satu kelompok siswa maju kedepan kelas untuk mempresentasikan hasil
      diskusinya, dan kelompok lain memperhatikan dan memberikan masukan, pertanyaan
      bahkan solusi dari pertanyaan tersebut dalam diskusi.
Konfirmasi
1.   Guru mempertegas materi tersebut
2.   Guru mempertegas jawaban yang kurang sempurna serta mencontohkannya

 Kegiatan Akhir (+ 10 menit ).
1.   Guru meminta siswa untuk menyampaikan perasaannya setelah merafalkan mantra-
      mantra sembahyang.
2.   Siswa menyampaikan dan menyimpulkan apa yang telah dirasakan.
3.   Guru meluruskan kesimpulan dari siswa jika masih ada yang kurang tepat.
4.   Siswa memperbaiki kesimpulan yang kurang tepat.
5.   Guru dan siswa mengucapkan salam.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar :
      - Buku Wariga , Kalender Hindu, Buku Slokantara, Buku Pelajaran Agama Hindu Kelas X.

        VI. Penilaian :
                     Jenis Tes
            Aspek Kognitif :
        -  Laporan
            - Test tulis
            - Test lisan.
           Aspek Afektif :
     - Sikap selama berdiskusi ( tekun, objektif, dan menghargai pandangan orang lain
                       yang berbeda )
.          Aspek Psikomotor :
                    - Kemampuan dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik dan lugas.
                                         
                       Bentuk Tes : Essay/Uraian
1.      Bagaimana caranya menentukan hari baik-buruknya (ala-ayuning) dewasa ? Jelaskan !
         Kunci Jawaban
1.      Caranya dengan memperhatikan pertemuan Tri Wara dengan Panca Wara, Sapta Wara
Dengan Panca Wara, Wuku, Sasih, dan hari-hari setiap hari yang merupakan kebiasaan-kebiasaa yadnya dilakukan.
Kriteria Penilaian .

Skor Soal No. 1. = 50
                        2. = 50                       
NILAI                 =  Skor perolehan : skor maksimum X 100

Tirawuta,………/………………20…
MENGETAHUI
KEPALA SMA N 1 TIRAWUTA                                                            GURU MATA PELAJARAN


                                                                       

Drs. ALMIDO, M.Pd                                                               I GEDE ANDIKA, S.Ag
NIP. 19571010 198601 1 005                                                 NIP. 19870112 201101 1 008

3 komentar:

  1. wah trimaksih RPP nya ya ,ada gak RPP yang lain untuk kelas xI dan XII,suksme,suksme sebelumnya.

    BalasHapus
  2. trimakasih RPP nya sudah banyak membantu...

    BalasHapus
  3. suksme. semoga bermanfaat.........
    nnt tyang upload yg kelas lain nggih

    BalasHapus